♥ Nur Fazlina Humayra ♥
Ketika hati dan jiwa muslimah terluka,
Wednesday, January 11, 2012 • 3:10 PM • 0 comments




Ketika hati seorang muslimah terluka, ia akan menghapus air matanya dengan imannya.


Ketika hati seorang muslimah terluka, ia akan menguatkan hatinya dengan ilmunya.


Ketika hati seorang muslimah terluka, hati-harinya akan ia penuhi dengan semangat perubahan lebih baik pada dirinya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, ia menari dalam doa permohonan ampunnya terhadap Rabbnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, wajah kusutnya tetap terlihat indah bagi dunia.

Ketika hati seorang muslimah terluka, bibir merahnya menyimpulkan senyuman untuk hidupnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, matanya basah oleh lembutnya hatinya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, dunia nya terasa akan berlanjut dan ia harus tegar.

Ketika hati seorang muslimah terluka, jiwa lembutnya sampaikan ketenangan pada hati kecilnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, akal dan hatinya hadir untuk menanti kesedarannya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, tangannya ia gunakan seperti kebiasaannya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, tak akan ada perubahan dalam dirinya oleh hal-hal yang tidak berguna.

Ketika hati seorang muslimah terluka, ia gunakan kesedarannya untuk menjaga perasaan orang sekitarnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, air matanya dijadikan doa untuk keselamatan orang yang melukainya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, jari-jemarinya bergerak untuk tetap menolong orang lain tanpa beban di hatinya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, hidupnya tetap menjadi kebahagiaan bagi orang disekelilingnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, dia tetap meneruskan liku-liku hidupnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka, kepercayaan dirinya tetap tak akan pudar.

Ketika hati seorang muslimah terluka, ia dan dirinya tetap menjadi MUSLIMAH. ♥
˙·٠•●❤ Tabahkanlah HATIMU duhai MUSLIMAH disaat dirimu TERLUKA. Anggaplah ujian ini sebagai ANUGERAH TERINDAH dari-Nya. Kerana Dia ingin sentiasa dekat dengan dirimu. Insya-Allah, Allah SWT sentiasa bersamamu.❤●•٠·˙


“Semua penulis akan mati, hanya karyanya yang akan terus abadi. Maka tulislah sesuatu yang dapat membahagaikan dirimu di akhirat nanti” -Saidina Ali Bin Abi Talib-
-NurFazlinaHumayra-


Aku bukan malaikat. Dia bukan nabi. Kau bukan tuhan. Kita cuma manusia biasa. Cukuplah Allah saja yg tahu niat aku. Tak perlulah kau nak tahu.Aku bkn sesetia Khadijah.Aku bkn setakwa Fatimah.Aku bukan sepintar Aisyah.Aku bukan sehebat Sumayyah.Aku hanyalah pendosa tanpa noktah.
Diary About Link